Nunik Permata terlahir sebagai anak terbelakang mental. Umur delapan tahun tapi perilakunya mirip balita. Sebagi kakaknya, Dinah sangat menyayangi Nunik. Meskipun Nunik sering bikin kesal, kecewa sekaligus mengibakan. Dinah selalu yakin, Nunik memiliki bakat yang luar biasa. Lukisan-lukisan Nunik sangat ekspresif, indah. Dengan bimbingan Paman Darli, pelukis senior, Nunik mengembangkan bakatnya…
Cerita bermula ketika uang sebesar tujuh juta rupiah milik Oma Rossi hilang dicuri. Untuk memecahkan misteri tersebut, tiga orang anak bernama Wahyu, Ridwan, dan Susi memutuskan bekerja sama melakukan penyelidikan untuk melacak siapa pelaku pencurian tersebut.